Materi Pembahasan
In-House Training Shopfloor Leadership in Manufacturing Industries Memfokuskan pada 3 materi inti yaitu: Strategic Planning, Learning and Development, Strategic Execution.
Program In-House Training yang dirancang khusus oleh Q.One Consulting untuk meningkatkan Kompetensi Leadership dan Managerial di level jabatan Operation seperti di line leader, subleader, dan foreman, untuk industri manufakturing.
Program In-House Training yang dirancang khusus oleh Q.One Consulting untuk meningkatkan Kompetensi Leadership dan Managerial di level jabatan Operation seperti di line leader, subleader, dan foreman, untuk industri manufakturing.

Change Management
Banyak pemimpin shopfloor masih mengandalkan pendekatan lama, kurang responsif terhadap dinamika industri 4.0, digitalisasi, dan perubahan generasi tenaga kerja, terkadang resistensi terhadap inovasi dan kesulitan dalam menyampaikan visi jangka panjang perusahaan.

Responsibility & Competency
Banyak pimpinan di shopfloor belum sepenuhnya memahami peran dan tanggung jawab sebagai leader. Mereka masih terjebak dalam mindset teknis dan operasional dan belum memahami cara meningkatkan kompetensi pada dirinya dan team.

Problem Solving & Continuous Improvement
Sebagian leader belum kuat melakukan analisa untuk memecahkan suatu masalah guna mengambil keputusan, sehingga seringkali permasalahan diserahkan kepada atasannya serta kompetensi leadership nya tidak mengalami peningkatan.

Effective Communication
Shopfloor leaders sering kesulitan dalam menyampaikan instruksi dengan jelas atau menerima umpan balik dari tim. Komunikasi satu arah masih mendominasi, yang menyebabkan miskomunikasi, penurunan moral tim, dan produktivitas yang tidak optimal.

Creative Thinking
Sebagian leader kurang melatih dirinya untuk berpikir kreatif, mencari solusi inovatif, atau membuat perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) yang bisa meningkatkan produktivitas atau efisiensi kerja tim.

Managing Team
Leader di shopfloor sering kali memiliki kendala ketika harus memimpin team yang secara usia lebih senior, masa kerja lebih lama, level pendidikan lebih tinggi, dan juga lintas generasi, termasuk melakukan coaching dan counseling dalam rangka meningkatkan kompetensi team.

Job Analysis with Cascading Method
Terkendala melakukan Job Analysis dengan metode Cascading , sehingga job description yang dihasilkan sulit untuk dijadikan acuan penyusunan Organization Development and People Development.

Technical Competency Focus
Beberapa pimpinan masih terfokus pada pengembangan technical competency team dan belum terfokus pada peningkatkan Manajerial Kompetensi Tim.

Carrier and Succession Planning
Belum memiliki carrier and succession planning yang terkonsep sehingga terdapat kendala melahirkan leader-leader yang kompeten.

Performance Management System
Belum kompeten untuk menyusun perencaan manajemen kinerja, khususnya saat Cascading Target Organisasi menjadi Key Performance Indicator (KPI) masing-masing seluruh jabatan di organisasi.

Learning and Development
Masih terkendala dalam menentukan metode Learning and Development yang efektif, sehingga sering melakukan training tetapi serasa tidak berdampak.

Constructive Feedback
Masih ditemukan beberapa pimpinan yang belum kompeten melakukan umpan balik kepada timnya yang mampu menciptakan motivasi tim terjaga.
Kabar baiknya Q.One Consulting dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang Training Provider dan Konsultan MSDM menawarkan program spesial In House Training berjudul “Shopfloor Leadership in Manufacturing Industries” dengan materi pembahasan sebagai berikut.
Kabar baiknya Q.One Consulting dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang Training Provider dan Konsultan MSDM menawarkan program spesial In House Training berjudul “Shopfloor Leadership in Manufacturing Industries” dengan materi pembahasan dibawah ini.
In-House Training Shopfloor Leadership in Manufacturing Industries Memfokuskan pada 3 materi inti yaitu: Strategic Planning, Learning and Development, Strategic Execution.
Target Kompetensi
Memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalam rangka melakukan perubahan pada perilaku kepemimpinannya dan cara kerjanya sebagai seorang leader.
Materi Pembahasan:
Target Kompetensi
Memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sebagai seorang leader dan kompetensi yang harus dimiliki dan ditingkatkan pada diri dan teamnya.
Materi Pembahasan:
Target Kompetensi
Memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalam rangka melakukan komunikasi personal maupun komunikasi publik.
Materi Pembahasan:
Target Kompetensi
Memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sebagai seorang leader dalam rangka menghadirkan ide-ide kreatif untuk pemecahan masalah atau perbaikan.
Materi Pembahasan:
Target Kompetensi
Memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalam rangka memecahkan suatu masalah dan mengambil keputusan serta perbaikan berkelanjutan.
Materi Pembahasan:
Target Kompetensi
Memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sebagai seorang leader dalam rangka mengelola dan meningkatkan kompetensi team.
Materi Pembahasan:
Manfaat Program In-House Training

Materi lebih relevan dan spesifik
Pelatihan dirancang khusus oleh Q.One Consulting yang telah memiliki 15 tahun pengalaman, dengan berbagai jenis industri client.

Efisiensi Biaya
Biaya per peserta lebih rendah, jika dibandingkan dengan mengirimkan peserta untuk mengikuti program public training.

Fleksibilitas Waktu dan Lokasi
Perusahaan dapat menentukan sendiri jadwal dan lokasi pelatihan, setelah disepakati dengan Q.One Consulting.

Dapat dijadikan acuan action plan
Di akhir sesi training peserta dapat diminta membuat action plan, yang dapat dijadikan acuan tindak lanjut mengukur efektivitas program training.

Mendukung Pengembangan Karier
Training yang disusun berbasis kompetensi akan mampu mendorong peningkatan manajerial kompetensi.

Menyamakan Presepsi Tujuan Organisasi
Peserta keseluruhan adalah karyawan klien, sehingga mampu menyamakan presepsi atas tujuan organisasi.
In-House Training “Shopfloor Leadership in Manufacturing Industries” dirancang dengan durasi exclusive 14 jam. Konsep pembelajaran menggunakan pendekatan Competency Based Training (CBT). Dengan training outline sebagai berikut:

Materi Pengetahuan:
Materi Keterampilan dan Sikap Kerja:

Materi Keterampilan dan Sikap Kerja:

Materi Pengetahuan :
Materi Keterampilan dan Sikap Kerja:

Materi Pengetahuan:
Materi Keterampilan dan Sikap Kerja :

Materi Pengetahuan:
Materi Keterampilan dan Sikap Kerja:
Managing Team (08.30 – 10.00 WIB)Materi Pengetahuan:
Materi Keterampilan dan Sikap Kerja:
Metode pelatihan menggunakan pendekatan Competency Based Training (CBT), dan disesuaikan gaya belajar orang dewasa:




Q.One Consulting menghadirkan tim Trainer dengan kualifikasi :
Q.One Consulting menghadirkan tim Trainer dengan kualifikasi :
Peserta pelatihan akan diberikan fasilitas training berupa:

Sertifikat Pelatihan

Polo Shirt Q.One Consulting

Training Kit

Modul Training

Lembar Kerja Simulasi

Free Konsultasi Pasca Training
Free public training sertifikasi BNSP bidang MSDM atau Training Of Trainer
Free public training sertifikasi BNSP bidang MSDM atau Training Of Trainer
Segera ajukan permintaan In-House Training "Shopfloor Leadership in Manufacturing Industries" dengan mengisi form permintaan proposal dibawah ini.
Segera ajukan permintaan In-House Training "Shopfloor Leadership in Manufacturing Industries" dengan mengisi form permintaan proposal dibawah ini.